Bacaan dzikir petang latin arab terjemah Indonesia dakwah.id

Bacaan Dzikir Petang Latin, Arab, dan Terjemah Bahasa Indonesia

Dzikir memiliki banyak keutamaan. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah menjelaskan keutamaan tersebut dalam banyak sabdanya. Di antara bentuk dzikir yang rutin diamalkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam adalah bacaan dzikir petang dan bacaan dzikir pagi. Masyarakat muslim mengenal amalan ini dengan sebutan dzikir pagi dan sore.

Berikut ini salah satu hadits yang menjelaskan keutamaan dzikir pagi dan sore.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لَأَنْ أَقْعُدَ مَعَ قَوْمٍ يَذْكُرُونَ اللَّهَ تَعَالَى مِنْ صَلَاةِ الْغَدَاةِ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْ أَنْ أَعْتِقَ أَرْبَعَةً مِنْ وَلَدِ إِسْمَعِيلَ وَلَأَنْ أَقْعُدَ مَعَ قَوْمٍ يَذْكُرُونَ اللَّهَ مِنْ صَلَاةِ الْعَصْرِ إِلَى أَنْ تَغْرُبَ الشَّمْسُ أَحَبُّ إِلَيَّ مَنْ أَنْ أَعْتِقَ أَرْبَعَةً

Sungguh, aku duduk bersama kaum yang berdzikir kepada Allah Ta’ala dari shalat Subuh hingga terbit matahari lebih aku sukai daripada aku membebaskan empat anak Ismail. Dan sungguh aku duduk bersama suatu kaum yang berdzikir kepada Allah dari shalat Ashar hingga matahari tenggelam adalah lebih aku sukai daripada aku membebaskan empat orang budak.” (HR. Abu Daud No. 3182; dihasankan oleh al-Albani, Shahih Abu Daud, 2/698)

Kapan waktunya dzikir sore atau dzikir petang? Pembahasan selengkapnya silakan baca artikel yang berjudul Dzikir Pagi dan Sore Paling Tepat Waktu Membacanya Kapan, ya?

Apa Bacaan Dzikir Petang?

Pertanyaannya, apa saja bacaan dzikir petang atau bacaan dzikir sore yang diajarkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam?

Pada artikel sebelumnya, dakwah.id telah menerbitkan artikel tentang bacaan dzikir pagi dengan judul Bacaan Dzikir Pagi Lengkap Terjemah Arab Latin.

Nah, kali ini dakwah.id merangkum bacaan dzikir petang latin, Arab, dan terjemah bahasa Indonesia. Tujuannya agar setiap pembaca yang bisa membaca teks Arab maupun yang belum bisa tetap dapat mengamalkannya. Sudah selayaknya kaum muslimin melazimi bacaan dzikir petang tersebut dalam beraktivitas sehari-hari.

Agar lebih mudah memahami maknanya, artikel ini juga mencantumkan faedah masing-masing bacaan dzikir petang tersebut.

Dzikir apa saja yang dibaca? Berikut ini teks dzikir petang latin, Arab, dan terjemah bahasa Indonesia yang dirangkum dari al-Quran dan hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam yang sahih.

أَعُوذُ با للّٰهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

A‘ūżu billāhi minasy syaiṭānir rajīm

Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk.”

Bacaan Dzikir Petang dalam Al-Quran Latin, Arab, dan Terjemah Bahasa Indonesia

BACAAN 1: MEMBACA AL-FATIHAH

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ {1} اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۙ {2} الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِۙ {3} مٰلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِۗ {4} اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُۗ {5} اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ ۙ {6} صِرَاطَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ ەۙ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّاۤلِّيْن {7}

(dibaca 1x)

Teks Latin:

Bismillāhir raḥmānir raḥīm, alḥamdu lillāhi rabbil ‘ālamīn, arraḥmānir raḥīm, māliki yaumid dīn, iyyāka na‘budu wa iyyāka nasta‘īn, ihdinaṣ ṣirāṭal mustaqīm, ṣirāṭal lażīna an‘amta ‘alaihim, gairil magḍūbi ‘alaihim wa lāḍ ḍāllīn

Terjemah:

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang (1) Segala puji bagi Allah, Rabb seluruh alam (2) Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang (3) Pemilik hari pembalasan (4) Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan (5) Tunjukilah kami jalan yang lurus, (6) (Yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya; bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat (7).” (QS. Al-Fatihah 1-7)  

Faedah Doa:

Rasulullah bersabda, “Tidak tahukah bahwa itu (al-Fatihah) ruqyah.” (HR. Al-Bukhari No. 5295)

BACAAN 2: MEMBACA AYAT KURSI

اَللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَۚ اَلْحَيُّ الْقَيُّوْمُ ەۚ لَا تَأْخُذُهٗ سِنَةٌ وَّلَا نَوْمٌۗ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِۗ مَنْ ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهٗٓ اِلَّا بِاِذْنِهٖۗ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْۚ وَلَا يُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهٖٓ اِلَّا بِمَا شَاۤءَۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَۚ وَلَا يَـُٔوْدُهٗ حِفْظُهُمَاۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ

(dibaca 1x)

Teks Latin:

Allāhu lā ilāha illā huwal ḥayyul qoyyum lā ta’khużuhū sinatuwa walā naum, lahū mā fis samāwāti wa mā fil arḍ, man żallażī yasyfa‘u ‘indahū illā di’iżnih, ya‘lamu mā baina aidīhim wa mā khalfahum, wa lā yuḥīṭūna bisyai’im min ‘ilmihī illā bimā syā’, wasi‘a kursiyyuhūs samāwāti wal arḍ, walā ya’ūduhū ḥifẓuhumā wa huwal ‘aliyyul ‘aẓīm

Terjemah Doa:

Allah, tidak ada Illah selain Dia. Yang Mahahidup, Yang terus menerus mengurus (makhluk-Nya), tidak mengantuk dan tidak tidur. Milik-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang di hadapan mereka dan apa yang di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun tentang ilmu-Nya melainkan apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya meliputi langit dan bumi. Dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Dia Mahatinggi, Mahabesar.” (Al-Baqarah: 255)

Faedah Doa:

Barang siapa membacanya pada pagi hari maka Allah subhanahu wata’ala akan menjaganya dari gangguan jin hingga sore hari. Dan barang siapa membacanya pada sore hari maka Allah subhanahu wata’ala akan menjaganya dari gangguan jin hingga pagi hari. (HR. At-Thabrani No. 541)

BACAAN 3: DUA AYAT TERAKHIR SURAT AL-BAQARAH

اٰمَنَ الرَّسُوْلُ بِمَآ اُنْزِلَ اِلَيْهِ مِنْ رَّبِّهٖ وَالْمُؤْمِنُوْنَۗ كُلٌّ اٰمَنَ بِاللّٰهِ وَمَلٰۤىِٕكَتِهٖ وَكُتُبِهٖ وَرُسُلِهٖۗ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ اَحَدٍ مِّنْ رُّسُلِهٖ ۗ وَقَالُوْا سَمِعْنَا وَاَطَعْنَا غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَاِلَيْكَ الْمَصِيْرُ {285} لَا يُكَلِّفُ اللّٰهُ نَفْسًا اِلَّا وُسْعَهَا ۗ لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ ۗ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَآ اِنْ نَّسِيْنَآ اَوْ اَخْطَأْنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَآ اِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهٗ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهٖۚ وَاعْفُ عَنَّاۗ وَاغْفِرْ لَنَاۗ وَارْحَمْنَا ۗ اَنْتَ مَوْلٰىنَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكٰفِرِيْنَ {286}

(dibaca 1x)

Teks Latin:

āmanar-rasụlu bimā unzila ilaihi mir rabbihī wal-mu`minụn, kullun āmana billāhi wa malā`ikatihī wa kutubihī wa rusulih, lā nufarriqu baina aḥadim mir rusulih, wa qālụ sami’nā wa aṭa’nā gufrānaka rabbanā wa ilaikal-maṣīr.

lā yukallifullāhu nafsan illā wus’ahā, lahā mā kasabat wa ‘alaihā maktasabat, rabbanā lā tu`ākhiżnā in nasīnā au akhṭa`nā, rabbanā wa lā taḥmil ‘alainā iṣrang kamā ḥamaltahụ ‘alallażīna ming qablinā, rabbanā wa lā tuḥammilnā mā lā ṭāqata lanā bih, wa’fu ‘annā, wagfir lanā, war-ḥamnā, anta maulānā fanṣurnā ‘alal-qaumil-kāfirīn.

Terjemah Doa:

Rasul (Muhammad) beriman kepada apa yang diturunkan kepadanya (Al-Quran) dari Rabb-nya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semua beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka berkata),‘Kami tidak membeda-bedakan seorang pun dari rasul-rasul-Nya. Dan mereka berkata,‘Kami dengar dan kami taat. Ampunilah kami Ya Rabb kami, dan kepada-Mu tempat (kami) kembali.

Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Dia mendapat (pahala) dari (kebajikan) yang dikerjakannya dan dia mendapat (siksa) dari (kejahatan) yang diperbuatnya. (Mereka berdoa),‘Ya Rabb kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami melakukan kesalahan. Ya Rabb kami, janganlah Engkau bebani kami dengan beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Rabb kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah pelindung kami, maka tolonglah kami menghadapi orang-orang kafir.’” (QS. Al-Baqarah: 286–286)

Faedah Doa:

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Siapa yang membaca kedua ayat itu, yakni akhir dari surat al-Baqarah, niscaya kedua ayat itu akan memeliharanya dari bencana.” (HR. Muslim No. 1340)

BACAAN 4: AL-IKHLAS, AL-FALAQ, dan AN-NAS

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ {1} اَللّٰهُ الصَّمَدُۚ {2} لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْۙ {3} وَلَمْ يَكُنْ لَّهٗ كُفُوًا اَحَدٌ {4}

(Dibaca 3x)

Teks Latin:

Bismillāḥir raḥmānir raḥīm, qul huwallāhu aḥad, allāhuṣ ṣamad, lam yalid wa lam yūlad, wa lam yakul lahū kufuwan aḥad

Terjemah Doa:

Katakanlah (Muhammad),‘Dialah Allah, Yang Maha Esa.(1) Allah tempat meminta segala sesuatu. (2) (Allah) tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. (3) Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia. (4)’” (QS. Al-Ikhlas 1–4)

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ الْفَلَقِۙ {1} مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَۙ {2} وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ اِذَا وَقَبَۙ {3} وَمِنْ شَرِّ النَّفّٰثٰتِ فِى الْعُقَدِۙ {4} وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ اِذَا حَسَدَ {5}

(Dibaca 3x)

Teks Latin:

Bismillāhir raḥmānir raḥīm, qul a‘ūżu birabbil falaq, min syarri mā khalaq, wa min syarri gāsiqin iżā waqob, wa min syarrin naffāṡati fil ‘uqad, wa min syari ḥāsidin iżā ḥasad

Terjemah Doa:

Katakanlah,‘Aku berlindung kepada Rabb yang menguasai subuh (fajar), (1)dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan, (2) dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, (3) dan dari kejahatan (perempuan-perempuan) penyihir yang meniup pada buhul-buhul (talinya), (4) dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki. (5)’” (QS. Al-Falaq 1–5)

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ النَّاسِۙ {1} مَلِكِ النَّاسِۙ {2} اِلٰهِ النَّاسِۙ {3} مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ ەۙ الْخَنَّاسِۖ {4} الَّذِيْ يُوَسْوِسُ فِيْ صُدُوْرِ النَّاسِۙ {5} مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ {6}

(Dibaca 3x)

Teks Latin:

Bismillāhir raḥmānir raḥīm, qul a‘ūżu birabbin nās, malikin nās, ilāhin nās, min syarril waswāsil khannās, allażī yuwaswisu fī ṣudūrin nās, minal jinnati wan nās

Terjemah Doa:

Katakanlah,‘Aku berlindung kepada Rabbnya manusia, (1) raja manusia,(2) sembahan manusia,(3) dari kejahatan (bisikan) setan yang bersembunyi,(4) yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia,(5) dari (golongan) jin dan manusia.(6)’” (QS. An-Nas 1–6)

Faedah Doa:

Membaca surat al-Ikhlash dan dua surat pelindung (al-Falaq dan an-Naas) ketika sore dan pagi hari sebanyak tiga kali, akan mendapat perlindungan dari segala mara bahaya. (HR. At-Tirmidzi No. 3499)

Bacaan Dzikir Petang dalam Hadits Latin, Arab, Terjemah Bahasa Indonesia

BACAAN 5

أَمْسَيْنَا وَأَمْسَى الْمُلْكُ لِلّٰهِ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ لَا إِلَهَ إِلَّا اللّٰه وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ رَبِّ أَسْأَلُكَ خَيْرَ مَا فِي هَذِهِ اللَّيْلَةِ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهَا وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِي هَذِهِ اللَّيْلَةِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهَا رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْكَسَلِ وَسُوءِ الْكِبَرِ رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابٍ فِي النَّارِ وَعَذَابٍ فِي الْقَبْرِ  

(Dibaca 1x)

Teks Latin:

Amsainā wa amsal mulku lillāhi walḥamdu lillāhi, lā ilāha illallāhu waḥdahū lā syarīka lahū lahul mulku wa lahul Ḥamdu wa huwa ‘alā kulli syai’inn qodīr. Rabbi as’aluka khaira māfī hażihil lailati wa khaira mā ba‘dahā, wa a‘ūżu bika min syarri māfī hażihil lailati wa syarri mā ma‘dahā. Rabbi a‘ūżu bika minal kasali wa sūil kibari rabbi a‘ūżu bika min ‘ażābin fīn nāri wa ‘ażābin fīl qobri

Terjemah Doa:

Kami memasuki sore hari dan pada sore ini jagat raya dan seisinya tetap menjadi milik Allah. Segala puji bagi Allah tiada Illah selain Allah, Dialah yang Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nyalah semua kekuasaan dan pujian, dan Dialah yang berkuasa atas segala sesuatu. Ya Allah, aku mohon kepada-Mu dari kebaikan malam ini dan kebaikan sesudahnya. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang ada pada malam ini dan kejahatan sesudahnya. Dan aku berlindung kepada-Mu dari kemalasan, kesengsaraan di masa tua. Ya Allah, Aku berlindung kepada-Mu dari azab neraka dan azab di dalam kubur.” (HR. Muslim No. 4901)

Bacaan 6

اللَّهمَّ بِكَ أَمْسَيْنَا وَبِكَ أَصْبَحْنَا وَبِكَ نَحْيَا وَبِكَ نَمُوتُ وَإِلَيْكَ النُّشُورُ

(dibaca 1x)

Teks Latin:

Allāhumma bika amsainā wa bika aṣbaḥnā wa bika naḥyā wa bika namūtu wa ilaikan nusyūr

Terjemah Doa:

Ya Allah dengan pertolongan-Mu kami berada di sore hari, dan dengan pertolongan-Mu kami berada di pagi hari, dan dengan kehendak-Mu kami hidup serta mati, dan kepada-Mu kami dikumpulkan.

Faedah Doa:

Abu Hurairah radhiyallahu anhumeriwayatkan, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengajarkan dzikir ini kepada para sahabatnya agar dibaca pada waktu pagi dan sore hari. (HR. At-Tirmidzi No. 3313)

BACAAN 7

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوءُ لَكَ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ

(dibaca 1x)

Teks Latin:

Allāhumma anta rabbī lā ilāha illā anta khalaqtanī wa anā ‘abduka wa anā ‘alā ‘ahdika wa wa‘dika mās taṭa’tu, a‘ūżu bika min syarri māṣana‘tu abū’u laka bini‘matika ‘alayya wa abū’u laka biżanbī fagfir lī fainnahū lā yagfiruż żunūba illā anta

Terjemah Doa:

Ya Allah, Engkau adalah Rabbku, tidak ada Illah yang berhak diibadahi selain Engkau. Engkau telah menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku menetapi perjanjian-Mu dan janji-Mu sesuai dengan kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan perbuatanku, aku mengakui dosaku kepada-Mu dan aku akui nikmat-Mu kepadaku, maka ampunilah aku. Sebab tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain-Mu.

Faedah Doa:

Jika seseorang membacanya pada waktu pagi dengan penuh keyakinan, lalu meninggal pada hari itu sebelum waktu sore, maka ia termasuk dari penghuni surga. Dan jika ia membacanya pada waktu malam dengan penuh keyakinan, lalu meninggal sebelum masuk waktu pagi, maka ia termasuk dari penghuni surga. (HR. Al-Bukhari No. 5831)

BACAAN 8

اللَّهُمَّ مَا أَمْسَى بِي مِنْ نِعْمَةٍ أَوْ بِأَحَدٍ مِنْ خَلْقِكَ، فَمِنْكَ وَحْدَكَ لا شَرِيكَ لَكَ، فَلَكَ الْحَمْدُ وَلَكَ الشُّكْرُ

(dibaca 1x)

Teks Latin:

Allāhumma mā amsā bī min ni‘matin au bi’aḥadin min khalqika, faminka waḥdaka lā syarīka laka, falakal ḥamdu wa lakasy syukru

Terjemah Doa:

Ya Allah, sore ini tidak ada nikmat yang ada padaku atau yang diterima salah seorang makhluk-Mu, kecuali dari-Mu semata, tidak ada sekutu bagi-Mu. Maka bagi-Mu lah segala puji dan syukur.”

Faedah Doa:

Barang siapa mengucapkannya pada waktu pagi, maka ia telah bersyukur kepada-Nya untuk hari itu. Dan barang siapa mengucapkannya pada waktu sore, maka ia telah bersyukur kepada-Nya untuk waktu malamnya. (HR. Abu Dawud No. 4411; An-Nasai No. 9447)

BACAAN 9

اللَّهمَّ عَافِنِي فِي بَدَنِي اللَّهمَّ عَافِنِي فِي سَمْعِي اللَّهمَّ عَافِنِي فِي بَصَرِي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ اللَّهمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْكُفْرِ وَالْفَقْرِ اللَّهمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ

(dibaca 3x)

Teks Latin:

Allāhumma ‘āfinī fī badanī, allāhumma ‘āfinī fī sam‘ī, allāhumma ‘āfinī fi baṣarī, lā ilāha illā anta, Allāhumma innī a‘ūżu bika minal kufri wal faqri, allāhumma innī a‘ūżu bika min ‘ażābil qobri lā ilāha illa anta

Terjemah Doa:

Ya Allah, selamatkanlah badanku, ya Allah selamatkanlah pendengaranku, ya Allah selamatkanlah penglihatanku, tiada Illah (yang berhak diibadahi dengan benar) kecuali Engkau. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kekufuran dan kefakiran. Dan aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur, tiada Illah kecuali Engkau.”

Faedah Doa:

Abdurrahman bin Abi Bakrah menceritakan bahwa ayahnya rahimahumullah senantiasa membaca dzikir ini, ketika ditanyakan mengapa melakukan demikian, beliau menjawab bahwa ia senang mengikuti sunnah Rasulullah. (HR. Abu Dawud No. 5090)

BACAAN 10

حَسْبِيَ اللّٰه لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ

(dibaca 7x)

Teks Latin:

ḤasbiyaAllāhu lā ilāha illā huwa ‘alaihi tawakkaltu wa huwa rabbul ‘arsyil ‘ażīm

Terjemah Doa:

Cukuplah Allah bagiku, tiada Illah kecuali Dia, kepada-Nya aku bertawakal dan Dialah pemilik Arsy yang agung.”

Faedah Doa:

Barang siapa yang mengucapkannya pada waktu pagi dan pada waktu sore, masing-masing tujuh kali, maka Allah akan mencukupkan apa yang diinginkannya dari urusan dunia dan akhirat. (HR. Abu Dawud No. 5081)

BACAAN 11

اللَّهمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ اللَّهمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي دِينِي وَدُنْيَايَ وَأَهْلِي وَمَالِي اللَّهمَّ اسْتُرْ عَوْرَاتِي وَآمِنْ رَوْعَاتِي اللَّهمَّ احْفَظْنِي مِنْ بَيْنِ يَدَيَّ وَمِنْ خَلْفِي وَعَنْ يَمِينِي وَعَنْ شِمَالِي وَمِنْ فَوْقِي وَأَعُوذُ بِعَظَمَتِكَ أَنْ أُغْتَالَ مِنْ تَحْتِي

(dibaca 1x)

Teks Latin:

Allāhumma innī as’alukal ‘āfiyyata fīd dunyā wal ākhirati, allāhumma innī as’alukal ‘afwa wal ‘āfiyata fī dīnī wa dunyāya wa ahlī wa mālī, allāhummas tur ‘aurātī wa āmin rau‘ātī, allāhummaḥ ḥfiẓnī min baini yadayya wa min khalfī wa ‘an yamīnī wa ‘an syimālī wa min fauqī wa a‘ūżu bi‘aẓamatika an ugtāla min taḥtī

Terjemah  Doa:

Ya Allah, aku memohon kepada-Mu keselamatan di dunia dan di akhirat. Ya Allah, aku mohon kepada-Mu pemaafan dan keselamatan dalam agama, dunia, keluarga dan harta. Ya Allah, tutupilah auratku, dan amankanlah aku dari rasa takut. Ya Allah, jagalah aku dari depan, belakang, sisi kanan, sisi kiri, dan dari atas. Aku berlindung kepada-Mu dengan kebesaran-Mu agar aku tidak diserang dari arah bawah.”

Faedah Doa:

Ibnu Umar radhiyallahu anhuma berkata, “Belum pernah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam meninggalkan doa-doa tersebut saat tiba waktu sore dan pagi hari.” (HR. Abu Dawud No. 4412)

BACAAN 12

بِسْمِ اللّٰه الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

(dibaca 3x)

Teks Latin:

Bismillāhil lażī lā yaḍurru ma‘asmihī syai’un fil arḍi wa lā fis samāi wa huwas samī‘ul alīm

Terjemah Doa:

Dengan menyebutkan asma Allah yang tidak ada sesuatu pun dengan menyebut asma-Nya yang membahayakan di bumi maupun di langit, dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

Faedah Doa:

Tidaklah seorang hamba mengucapkan doa tersebut pada pagi dan sore hari sebanyak tiga kali, melainkan ia tidak akan diganggu oleh sesuatu pun pada hari itu. (HR. At-Tirmidzi No. 3310)

BACAAN 13

رَضِيتُ بِاللّٰه رَبًّا وَبِالْإِسْلَامِ دِينًا وَبِمُحَمَّدٍ صَلَّى اللّٰه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَبِيًّا

(dibaca 3x)

Teks Latin:

Raḍītu billāhi rabban wa bil islāmi dīnan wa bimuhammadin ṣallAllāhu ‘alaihi wa sallama nabiyya

Terjemah Doa:

Aku ridha Allah sebagai Rabb-ku, Islam sebagai agamaku, dan Muhammad sebagai Nabiku.

Faedah Doa:

Faedah bacaan dzikir petang ini, tidaklah seorang muslim membaca doa tersebut saat ia memasuki waktu sore hari sebanyak tiga kali dan di pagi hari tiga kali, kecuali wajib bagi Allah untuk meridhainya pada hari Kiamat. (HR. Ahmad No. 18199)

BACAAN 14

أَمْسَيْنَا عَلَى فِطْرَةِ الْإِسْلَامِ وَعَلَى كَلِمَةِ الْإِخْلَاصِ وَعَلَى دِينِ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللّٰه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى مِلَّةِ أَبِينَا إِبْرَاهِيمَ حَنِيفًا وَمَا كَانَ مِنْ الْمُشْرِكِينَ

(dibaca 1x)

Teks Latin:

Amsainā ‘alā fiṭratil islām wa ‘alā kalimatil ikhlāṣ wa ‘alā dīni nabiyyinā muhammadin ṣallAllāhu ‘alaihi wa sallam, wa ‘alā millati abīnā ibrāhīma ḥanīfā wa mā kāna minal musyrikīn

Terjemah Doa:

Pada waktu sore ini kami memegang teguh agama Islam, di atas kalimat ikhlas, agama Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam dan agama bapak kami Ibrahim, di atas jalan yang lurus, dan tidak tergolong orang-orang musyrik.”

Faedah Doa:

Abdurrahman bin Abza radhiyallahu anhu mengisahkan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam memanjatkan doa tersebut jika masuk waktu pagi atau masuk waktu sore. (HR. Ahmad No. 14821)

BACAAN 15

سُبْحَانَ اللّٰه وَبِحَمْدِهِ

(dibaca 100x dalam sehari)

Teks Latin:

Subḥānallāhi wa biḥamdihi

Terjemah Doa:

Maha suci Allah dan segala pujian hanya untuk-Nya.”

Faedah Doa:

Barang siapa mengucapkan ‘Subhanallah wabihamdihi’ sehari seratus kali, maka kesalahan-kesalahannya akan terampuni walaupun sebanyak buih di lautan. Dalam riwayat Imam Muslim, maka pada hari Kiamat tidak ada orang lain yang melebihi pahalanya kecuali orang yang juga mengucapkan bacaan seperti itu atau lebih dari itu. (HR. Al-Bukhari No. 5926; Muslim No. 4858)

BACAAN 16

لَا إِلَهَ إِلَّا اللّٰه وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

(dibaca 10x)

Teks Latin:

Lā ilāha illallāh waḥdahu lā syarīka lah, lahul mulku wa lahul ḥamdu wa huwa ‘alā kulli syai’in qadīr

Terjemah Doa:

Tidak ada Illah yang berhak diibadahi kecuali Allah dan tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya lah seluruh kerajaan dan segala pujian. Dia adalah Maha kuasa atas segala sesuatu.

Faedah Doa:

 ‘Amru bin Maimun berkata, “Barang siapa yang membaca doa tersebut sebanyak sepuluh kali, pahalanya seperti seseorang yang membebaskan empat budak dari keturunan nabi Ismail.” (HR. Muslim No. 2693)

BACAAN 17

لَا إِلَهَ إِلَّا اللّٰه وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

(dibaca 100x dalam sehari)

Teks Latin:

Lā ilāha illallāhu waḥdahu lā syarīka lah, lahul mulku wa lahul ḥamdu wa huwa ‘alā kulli syai’in qadīr

Terjemah Doa:

Tidak ada Illah yang berhak diibadahi kecuali Allah dan tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya lah seluruh kerajaan dan segala pujian. Dia adalah Maha kuasa atas segala sesuatu.

Faedah Doa:

Barang siapa mengucapkan doa tersebut sebanyak 100 kali dalam sehari maka baginya seperti membebaskan 10 budak, ditulis baginya 100 kebaikan, dihapus darinya seratus keburukan, mendapatkan penjagaan dari setan di hari itu sampai sore hari dan tidak ada seorang pun yang lebih utama dari apa yang telah dilakukannya itu kecuali seseorang yang melakukan amalan yang lebih banyak dari itu. (HR. Al-Bukhari No. 6040; Muslim No. 2691)

BACAAN 18

اللَّهمَّ إِنِّي أَمْسَيْتُ أُشْهِدُكَ وَأُشْهِدُ حَمَلَةَ عَرْشِكَ وَمَلَائِكَتَكَ وَجَمِيعَ خَلْقِكَ أَنَّكَ أَنْتَ اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ وَحْدَكَ لَا شَرِيكَ لَكَ وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُكَ وَرَسُولُكَ

(dibaca 1x)

Teks Latin:

Allāhumma innī amsaitu usyhiduka wa usyhidu ḥamalata ‘arsyika wa malā’ikatika wa jamī‘a khalqika annaka antallāhu lā ilāha illā anta waḥdaka lā syarīka laka wa anna muḥammadan ‘abduka wa rasūluka

Terjemah Doa:

Ya Allah, aku berada pada waktu sore bersaksi atas-Mu, dan kepada para pembawa Arsy-Mu, kepada semua malaikat, dan kepada semua makhluk-Mu, bahwa Engkau adalah Allah yang tidak ada Illah selain Engkau semata, tidak ada sekutu bagi-Mu. Dan Muhammad adalah hamba dan Rasul-Mu.”

Faedah Doa:

Barang siapa membaca dzikir tersebut pada waktu pagi, kecuali dosa yang ia lakukan pada hari itu akan dihapuskan. Dan jika ia membacanya pada waktu sore, maka semua dosa yang ia lakukan pada malam itu akan dihapuskan. (HR. Abu Dawud No. 4416)

BACAAN 19

أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللّٰه التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ

(dibaca 3x)

Teks Latin:

A‘ūżu bikalimātillāhit tāmmāti min syarri mā khalaq

Terjemah Doa:

Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari kejelekan yang Dia ciptakan.”

Faedah Doa:

Barang siapa mengucapkan doa tersebut sebanyak tiga kali pada waktu sore, maka kegelapan pada malam hari itu tidak akan membahayakannya. (HR. At-Tirmidzi No. 3966)

BACAAN 20: ISTIGHFAR 100 KALI

أَسْتَغْفِرُ اللّٰه وَأَتُوبُ إِلَيْهِ

(dibaca 100x dalam sehari)

Teks Latin:

Astagfirullāha wa atūbu ilaih

Terjemah Doa:

Aku memohon ampun kepada Allah dan bertobat kepada-Nya.

Faedah Doa:

Rasulullah memerintahkan umatnya untuk bertobat. Beliau dalam sehari beristigfar memohon ampun kepada Allah tidak kurang dari 100 kali. (HR. Muslim No. 2702)

BACAAN 21: MEMBACA SHALAWAT

اللَّهُــمَّ صَلِّ وَسَـــلِّمْ وَبَارِكْ على نَبِيِّنَـــا مُحمَّد

(dibaca 10x)

Artikel Fikih: Mandi Pagi Sore Belum Tentu Berfungsi Menggantikan Wudhu

Teks Latin:

Allāhumma ṣalli wa sallim wa bārik ‘alā nabiyyinā muḥammad

Terjemah Doa:

Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan keselamatan kepada Nabi Muhammad.

Faedah Doa:

Keutamaan bacaan dzikir petang ini, barang siapa yang bershalawat kepada Nabi Muhammad pada waktu pagi sebanyak 10 kali dan pada waktu sore sebanyak 10 kali maka pada hari Kiamat dia akan mendapatkan syafaat beliau. (HR. At-Thabarani No. 17022)

Yuk, hafalkan bacaan dzikir petang di atas! (Ahmad Robith/dakwah.id)

Baca juga artikel Doa dan Zikir atau artikel menarik lainnya karya Ahmad Robith.

Penulis: Ahmad Robith
Editor: Sodiq Fajar

Artikel Doa dan Zikir terbaru:

Topik Terkait

Tinggalkan Balasan

You have to agree to the comment policy.

%d blogger menyukai ini: