khutbah jumat terbaru mari perkuat solidaritas islam dakwah.id

Khutbah Jumat Terbaru Mari Perkuat Solidaritas Islam

Terakhir diperbarui pada · 1,764 views

Khutbah Jumat Terbaru
Mari Perkuat Solidaritas Islam

Pemateri: Sodiq Fajar

*) Link download file PDF materi khutbah Jumat ada di akhir tulisan

إِنَّ الْحَمْدَ لِلهِ، نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ. وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ، وَعَلَى كُلِّ مَنِ اقْتَفَى أَثَرَهُ، وَاسْتَمْسَكَ بِسُنَّتِهِ وَسَارَ عَلَى طَرِيْقَتِهِ، وَانْتَهَجَ نَهْجَهُ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ.

عِبَادَ اللهِ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ عَزَّ وَجَلَّ حَيْثُ قَالَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى، أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ:

يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ.

وَقَالَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى: يَا أَيُّهَا الرُّسُلُ كُلُوا مِنَ الطَّيِّبَاتِ وَاعْمَلُوا صَالِحًا ۖ إِنِّي بِمَا تَعْمَلُونَ عَلِيمٌ. وَإِنَّ هَـٰذِهِ أُمَّتُكُمْ أُمَّةً وَاحِدَةً وَأَنَا رَبُّكُمْ فَاتَّقُونِ

وَقَالَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى: مُنِيبِينَ إِلَيْهِ وَاتَّقُوهُ وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَلَا تَكُونُوا مِنَ الْمُشْرِكِينَ. مِنَ الَّذِينَ فَرَّقُوا دِينَهُمْ وَكَانُوا شِيَعًا كُلُّ حِزْبٍ بِمَا لَدَيْهِمْ فَرِحُونَ

Saudaraku, jamaah shalat Jumat rahimakumullah,

Kami wasiatkan kepada diri kami dan jamaah sekalian untuk senantiasa meningkatkan kualitas takwa. Dengan harapan, ketika Allah subhanahu wata’ala mencabut nyawa kita sewaktu-waktu, kita berada dalam kondisi memiliki bekal takwa yang memadai. Sehingga, Allah subhanahu wata’ala merahmati kita dengan Jannah-Nya.

Saudaraku, jamaah shalat Jumat rahimakumullah,

Kita sebagai umat Islam diwajibkan untuk membangun persatuan dan kesatuan di antara sesama kita. Hal ini sebagaimana ditegaskan dalam firman Allah subhanahu wata’ala dalam surat al-Hujurat ayat 10,

اِنَّمَا الْمُؤْمِنُوْنَ اِخْوَةٌ فَاَصْلِحُوْا بَيْنَ اَخَوَيْكُمْ وَاتَّقُوا اللّٰهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُوْنَ

Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara, karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu (yang berselisih) dan bertakwalah kepada Allah agar kamu mendapat rahmat.”

Maka, kita harus memahami dan mengupayakan langkah-langkah dalam merealisasikan menguatnya solidaritas Islam.

Berikut ini adalah empat langkah yang dapat kita lakukan untuk membangun solidaritas sesama muslim.

Langkah Membangun Solidaritas Islam

Langkah Pertama: Menghormati sesama muslim

Saudaraku, jamaah shalat Jumat rahimakumullah,

Menghormati sesama muslim merupakan prinsip dasar dari ajaran Islam yang mengajarkan kepada kita untuk selalu menghormati dan menghargai orang lain, terutama mereka yang beragama Islam seperti kita.

Hal ini sebagaimana ditegaskan dalam hadits Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, sebagaimana termaktub dalam Shahih al-Bukhari hadits nomor 6026, beliau bersabda:

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الْمُؤْمِنُ لِلْمُؤْمِنِ كَالْبُنْيَانِ يَشُدُّ بَعْضُهُ بَعْضًا

Pemisalan seorang mukmin dengan mukmin yang lain itu seperti bangunan yang menguatkan satu sama lain.” 

Menghormati sesama muslim merupakan bagian dari kewajiban kita sebagai muslim. Yakni dengan selalu menunjukkan sikap terpuji dan memperlakukan orang lain dengan baik.

Ini juga merupakan salah satu cara untuk mendekatkan diri kepada Allah dan menjadi pribadi muslim yang lebih baik.

Selain itu, menghormati sesama muslim juga dapat membantu kita dalam membangun hubungan yang baik dan positif dengan orang lain.

Dengan saling menghormati dan menghargai, kita dapat membangun hubungan yang saling menguntungkan dan dapat membantu kita dalam mencapai kebahagiaan dan kesuksesan dalam hidup.

Jadi, kita sebagai muslim harus saling menghormati dan menghargai sesama muslim, tidak saling menjatuhkan atau membenci sesama.

Langkah Kedua: Berkomunikasi secara efektif dan jujur

Saudaraku, jamaah shalat Jumat rahimakumullah,

Komunikasi yang efektif dan jujur sangat penting dalam membangun solidaritas di antara sesama muslim. Kita harus jujur dan terbuka dalam berkomunikasi dengan sesama muslim, sehingga dapat membangun rasa kepercayaan dan saling menghargai di antara sesama.

Allah subhanahu wata’ala berfirman dalam surat al-Maidah ayat 8,

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُوْنُوْا قَوَّامِيْنَ لِلّٰهِ شُهَدَاۤءَ بِالْقِسْطِۖ وَلَا يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَاٰنُ قَوْمٍ عَلٰٓى اَلَّا تَعْدِلُوْا ۗاِعْدِلُوْاۗ هُوَ اَقْرَبُ لِلتَّقْوٰىۖ وَاتَّقُوا اللّٰهَ ۗاِنَّ اللّٰهَ خَبِيْرٌۢ بِمَا تَعْمَلُوْنَ

Wahai orang-orang yang beriman! Jadilah kamu sebagai penegak keadilan karena Allah, (ketika) menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah kebencianmu terhadap suatu kaum mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah. Karena (adil) itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sungguh, Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.”

Langkah Ketiga: Menunjukkan empati dan emosi positif

Selain berkomunikasi secara efektif dan jujur, kita juga harus mampu menunjukkan empati dan emosi positif kepada sesama muslim.

Kita harus mampu merasakan apa yang dirasakan oleh sesama muslim, dan memberikan dukungan dan bantuan kepada mereka yang membutuhkan.

Allah subhanahu wata’ala berfirman dalam surat at-Taubah ayat 71,

وَالْمُؤْمِنُوْنَ وَالْمُؤْمِنٰتُ بَعْضُهُمْ اَوْلِيَاۤءُ بَعْضٍۘ

Dan orang-orang yang beriman, laki-laki dan perempuan, sebagian mereka menjadi penolong bagi sebagian yang lain.”

Hal ini sebagaimana ditegaskan dalam surat al-Baqarah ayat 177,

Kebajikan itu bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan ke barat, tetapi kebajikan itu ialah (kebajikan) orang yang beriman kepada Allah, hari akhir, malaikat-malaikat, kitab-kitab, dan nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabat, anak yatim, orang-orang miskin, orang-orang yang dalam perjalanan (musafir), peminta-minta, dan untuk memerdekakan hamba sahaya, yang melaksanakan salat dan menunaikan zakat, orang-orang yang menepati janji apabila berjanji, dan orang yang sabar dalam kemelaratan, penderitaan dan pada masa peperangan.”

Dengan menunjukkan empati dan emosi positif, kita dapat menjadi pelindung bagi sesama muslim dan membangun rasa solidaritas di antara kita.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Muslim, hadits nomor 2564,

اَلْمُسْلِمُ أَخُو الْمُسْلِمِ، لَا يَظْلِمُهُ، وَلَا يَخْذُلُهُ، وَلَا يَكْذِبُهُ، وَلَا يَحْقِرُهُ

Seorang muslim adalah saudara untuk muslim lainnya. Karenanya, ia tidak boleh berbuat zalim, menelantarkan, berdusta, dan menghina yang lain.”

Hadits ini menunjukkan bahwa kita sebagai muslim harus saling membela dan menolong sesama muslim. Ini merupakan salah satu bentuk dari menghormati sesama muslim, yaitu dengan selalu menjadi saudara dan membantu mereka dalam kebutuhan.

Langkah Keempat: Beramal dengan ikhlas dan konsisten

Langkah keempat, kita harus beramal dengan ikhlas dan konsisten untuk membangun solidaritas di antara sesama muslim.

Kita harus memastikan bahwa setiap amal yang kita lakukan dilakukan dengan tujuan untuk mencari ridha Allah subhanahu wata’ala, bukan untuk mencari pujian dan pengakuan dari manusia.

Hal ini sebagaimana ditegaskan dalam surat Al-Baqarah ayat 112:

بَلٰى مَنْ اَسْلَمَ وَجْهَهٗ لِلّٰهِ وَهُوَ مُحْسِنٌ فَلَهٗٓ اَجْرُهٗ عِنْدَ رَبِّهٖۖ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُوْنَ

Tidak! Barang siapa menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah, dan dia berbuat baik, dia mendapat pahala di sisi Tuhannya dan tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati.”

Segala bentuk amal dan aktivitas yang mendukung pembangunan solidaritas umat Islam harus kita tempuh secara maksimal dengan penuh keikhlasan dan istiqamah dalam menjalankannya.

Dengan beramal dengan ikhlas dan konsisten, semoga terbangun solidaritas yang kuat dan tahan lama di antara sesama muslim.

Saudaraku, jamaah shalat Jumat rahimakumullah,

Demikian materi khutbah Jumat tentang langkah membangun solidaritas Islam yang dapat kami sampaikan pada kesempatan kali ini. Semoga Allah subhanahu wata’ala senantiasa meneguhkan kita untuk terus bersatu di atas kebenaran serta menutup setiap pintu perpecahan antar kaum muslimin. Amin

أَقُوْلُ قَوْلِيْ هذا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.

KHUTBAH KEDUA

إِنَّ الْحَمْدَ لِلهِ، نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.

عِبَادَ اللهِ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ عَزَّ وَجَلَّ حَيْثُ قَالَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى، أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ:

يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ.

إِنَّ اللهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الذِيْنَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيْمًا.

اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ، وَارْضَ اللَّهُمَّ عَنْ خُلَفَائِهِ الرَّاشِدِيْنَ الَّذِيْنَ قَضَوْا بِالْحَقِّ وَبِهِ كَانُوْا يَعْدِلُوْنَ: أَبِي بَكْرٍ، وَعُمَرَ، وَعُثْمَانَ، وَعَليٍّ، وَعَنْ سَائِرِ الصَّحَابَةِ أَجْمَعِيْنَ، وَعَنَّا مَعَهُمْ بِجُوْدِكَ وَكَرَمِكَ يَا أَكْرَمَ الْأَكْرَمِيْنَ.

اَللَّهُمَّ أَعِزَّ الْإِسْلَامَ وَالْمُسْلِمِيْنَ، وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَالْمُشْرِكِيْنَ، وَدَمِّرْ أَعْدَاءَ الدِّيْنَ، وَاجْعَلِ اللَّهُمَّ هَذَا الْبَلَدَ آمِنًا مُطْمَئِنًّا رَخَاءً وَسَائْرَ بِلَادِ الْمُسْلِمِيْنَ.

اَللَّهُمَّ أَعِزَّنَا بِحُبِّكَ وَمَحَبَّةِ لِقَائِكَ، وَلَا تَذُلُّنَا بِحُبِّ الدُّنْيَا وَكُرْهِ لِقَائِكَ، وَأَخْرِجْ هَذِهِ الْأُمَّةَ مِنْ حَبَائِلِ أَنْفُسِهَا وَالشَّيَاطِيْنِ، وَرَدِّهَا إِلَى دِيْنِهَا مَرَدًّا جَمِيْلاً.

اَللَّهُمَّ أَدْخِلْ عَلَى قُلُوْبِ الْمُسْلِمِيْنَ السُّرُوْرَ، وَأَغْنِ مِنْهُمْ كُلَّ فَقِيْرٍ وَأَشْبِعْ كُلَّ جَائِعٍ وَاكْسُ كُلَّ عَارٍ.

اَللَّهُمَّ أَصْلِحْ كُلُّ فَاسِدٍ مِنْ أُمُوْرِ الْمُسْلِمِيْنَ. اَللَّهُمَّ اجْعَلْ لِي وَلِلْمُسْلِمِيْنَ مِنْ كُلِّ هَمٍّ فَرَجاً، وَمِنْ كُلِّ ضِيْقٍ مَخْرَجًا، وَمِنْ كُلِّ بَلَاءٍ عَافِيَةً.

اَللَّهُمَّ مَنْ أَرَادَ الْإِسْلَامَ وَالْمُسْلِمِيْنَ بِسُوْءٍ فَاشْغِلْهُ فِي نَفْسِهِ، وَاجْعَلْ تَدْبِيْرَهُ تَدْمِيْرًا عَلَيْهِ. اَللَّهُمَّ اجْعَلْنَا إِلَى جَمَالِ آيَاتِكَ نَاظِرِيْنَ، وَإِلَى رَوَائِعِ قُدْرَتِكَ مُبْصِرِيْنَ، وَإِلَى جَنَابِكَ الرَّحِيْم مُتَّجِهِيْنَ، بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ.

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. اَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ الْإِخْلَاصَ فِي الْقَوْلِ وَالْعَمَلِ.

عِبَادَ اللهِ، إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ.

فَاذْكُرُوْا اللهَ الْعَظِيْمَ الْجَلِيْلَ يَذْكُرْكُمْ، وَاشْكُرُوْهُ عَلَى آلَائِهِ وَنِعَمِهِ يَزِدْكُمْ، وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ، وَاللهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُوْنَ.

Download PDF Materi Khutbah Jumat Singkat dakwah.id
Mari Perkuat Solidaritas Islam di sini:

Semoga bermanfaat!

Topik Terkait

Sodiq Fajar

Bibliofil. Pemred dakwah.id

2 Tanggapan

Terima kasih ustadz, sangat bermanfaat sekali, semoga Da’wah ID tetap menjadi corong penyeru kebenaran, sukses selalau dan smg semakin maju. keren.

Amin. Alhamdulillah semoga Allah karuniai kita semua dengan sabar dan istiqamah dalam beramal.
Barakallah fikum

Tinggalkan Balasan

You have to agree to the comment policy.

%d blogger menyukai ini: