khutbah jumat singkat harta tahta wanita fitnah dakwah.id

Khutbah Jumat Singkat: Harta Tahta Wanita Ujian Berat di Dunia

Khutbah Jumat Singkat
Harta Tahta Wanita Ujian Berat di Dunia

Pemateri: Sodiq Fajar

*) Link download PDF materi khutbah Jumat ada di akhir tulisan

اَلْحَمْدُ لِلهِ الَّذِيْ بِنِعْمَتِهِ اِهْتَدَى الْمُهْتَدُوْنَ، وَبِعَدْلِهِ ضَلَّ الضَّالُوْنَ، لَا يُسْئَلُ عَمَّا يَفْعَلُ وَهُمْ يُسْئَلُوْنَ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، الصَّادِقُ الْمَأْمُوْنَ

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى عَبْدِكَ وَرَسُوْلِكَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ الَّذِيْنَ هُمْ بِهَدْيِهِ مُسْتَمْسِكُوْنَ، وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا مَزِيْدًا إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ. أَمَّا بَعْدُ:

أَيُّهَا النَّاسُ، اِتَّقُوْا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ، وَسَارِعُوْا إِلَى مَغْفِرَتِهِ وَمَرْضَاتِهِ، وَلَا تَغُرُّنَّكُمُ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا بِمَا فِيْهَا مِنْ زَهْرَةِ الْعِيْشِ وَلَذَّاتِهِ، فَإِنَّهَا دَارُ اِمْتِحَانٍ وَبَلَاءٍ، وَمَنْزِلُ تَرْحَةٍ وَعَنَاءٍ، نَزَعَتْ عَنْهَا نُفُوْسُ السُّعَدَاءِ، وَانْتُزِعَتْ بِالْكُرْهِ مِنْ أَيْدِيِ الْأَشْقِيَاءِ، وَحَالَ بَيْنَهُمْ وَبَيْنَ مَا أَمَّلُوْهُ الْقَدْرِ وَالْقَضَاءِ، فَقَدْ قَرُبَ الرَّحِيْلُ، وَذُهِبَ بِسَاعَاتِ الْعُمُرِ وَأَوْقَاتِهِ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوْا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ.

Segala puji bagi Allah subhanahu wata’ala. Rabb Yang Maha Adil. Rabb Yang Maha Bijaksana. Rabb Yang Maha Kuasa.

Atas segala nikmat-Nya, kita wajib bersyukur. Mensyukuri nikmat dengan lisan dan amal perbuatan. Memperbanyak zikir, melaksanakan segala perintah, dan menjauhi segala larangan-Nya.

Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, beserta keluarga, sahabat, tabii, tabiut tabiin, dan seluruh umat yang istiqamah meniti jalan perjuangan beliau sampai hari kiamat kelak.

Saudaraku, jamaah shalat Jumat rahimakumullah,

Menggapai Surga Allah subhanahu wata’ala itu bukan perkara mudah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sudah mengingatkan jauh-jauh hari tentang hal ini.

‌حُفَّتِ ‌الْجَنَّةُ بِالْمَكَارِهِ، وَحُفَّتِ النَّارُ بِالشَّهَوَاتِ

Surga itu diliputi dengan hal-hal yang dibenci oleh jiwa, dan Neraka itu diliputi dengan hal-hal yang sesuai dengan keinginan syahwat.” (HR. Muslim No. 2723)

Saudaraku, jamaah shalat Jumat rahimakumullah,

Kehidupan di dunia ini penuh dengan ujian dan cobaan. Dengan cobaan tersebut, Allah subhanahu wata’ala menyaring dan memisahkan antara hamba-Nya yang taat dan hamba-Nya yang kufur.

Allah subhanahu wata’ala berfirman,

وَبَلَوْنٰهُمْ بِالْحَسَنٰتِ وَالسَّيِّاٰتِ لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُوْنَ

Dan Kami uji mereka dengan (nikmat) yang baik-baik dan (bencana) yang buruk-buruk, agar mereka kembali (kepada kebenaran).” (QS. Al-A’raf: 168)

Di antara ujian dari Allah subhanahu wata’ala untuk makhluk-Nya adalah berbagai macam fitnah.

Fitnah yang paling sering menggelincirkan manusia ada tiga, yaitu fitnah harta tahta wanita. Banyak kita jumpai orang yang awalnya baik, saleh, ibadahnya kuat, akhirnya berubah keimanannya karena tergoda dengan salah satu atau tiga fitnah tersebut.

Fitnah Harta

Harta adalah fitnah yang sangat dahsyat. Banyak kaum muslimin yang lepas imannya gara-gara tawaran harta. Banyak kaum muslimin yang tadinya baik menjadi buruk perilakunya gara-gara harta.

Harta adalah fitnah. Harta adalah ujian umat nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

إِنَّ لِكُلِّ أُمَّةٍ فِتْنَةً، وَفِتْنَةُ أُمَّتِي الْمَالُ

Sesungguhnya setiap umat itu mendapat ujian, dan ujian pada umatku adalah harta.” (HR. At-Tirmizi No. 2336. Hadits ini derajatnya hasan. Syaikh al-Albani menyatakan shahih)

Qarun. Dia termasuk salah satu kaumnya nabi Musa. Allah subhanahu wata’ala anugerahkan kepadanya harta berlimpah. Sampai Allah subhanahu wata’ala menyebutkan kalau hartanya sangat berat. Perlu beberapa orang yang kuat untuk mengangkatnya.

Kaumnya telah menasihati Qarun, sebagaimana termaktub dalam surat al-Qashshash ayat 76,

لَا تَفْرَحْ اِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الْفَرِحِيْنَ

Janganlah engkau terlalu bangga. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang membanggakan diri.” (QS. Al-Qashshash: 76)

Namun Qarun justru malah berlaku zalim kepada kaumnya. Sehingga Allah subhanahu wata’ala menenggelamkan Qarun bersama harta-hartanya ke dalam perut bumi. Barang kali, itulah asal muasal kita mengenal istilah harta karun, harta yang ditemukan ketika menggali tanah.

وَّتُحِبُّوْنَ الْمَالَ حُبًّا جَمًّاۗ

Dan kamu mencintai harta dengan kecintaan yang berlebihan.” (QS. Al-Fajr: 20)

Pada kesempatan kali ini, perlu kiranya kita merenungi wasiat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam yang pernah beliau sampaikan kepada para sahabat ketika utusan beliau datang dengan membawa banyak harta,

فَوَاللهِ مَا الْفَقْرَ أَخْشَى عَلَيْكُمْ، وَلَكِنْ أَخْشَى عَلَيْكُمْ أَنْ تُبْسَطَ عَلَيْكُمُ الدُّنْيَا كَمَا بُسِطَتْ عَلَى مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ ‌فَتَنَافَسُوهَا ‌كَمَا ‌تَنَافَسُوهَا وَتُلْهِيَكُمْ كَمَا أَلْهَتْهُمْ

Demi Allah, bukanlah kemiskinan yang aku khawatirkan terhadap diri kalian, akan tetapi yang aku khawatirkan terhadap diri kalian adalah dibentangkannya kemudahan dunia pada diri kalian sebagaimana dibentangkannya kepada orang-orang sebelum kalian, lalu kalian saling berebut untuk mendapatkannya sebagaimana mereka berebut, sehingga harta tersebut akan membinasakan kalian sebagaimana keluasan dunia membinasakan mereka.” (HR. Al-Bukhari No. 6425)

Fitnah Tahta

Berhati-hatilah dengan fitnah tahta, jabatan atau kedudukan. Siapa pun yang terkena fitnah tahta, makai a akan menyesal selama-lamanya di akhirat kelak.

Rasulullah bersabda,

‌إِنَّكُمْ ‌سَتَحْرِصُونَ ‌عَلَى ‌الْإِمَارَةِ، وَسَتَكُونُ نَدَامَةً يَوْمَ الْقِيَامَةِ

Sesungguhnya kalian akan berambisi untuk mendapatkan kekuasaan, padahal kekuasaan itu akan menjadi penyesalan pada hari Kiamat.” (HR. Al-Bukhari No. 7148)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

‌مَا ‌ذِئْبَانِ ‌جَائِعَانِ أُرْسِلَا فِي غَنَمٍ بِأَفْسَدَ لَهَا مِنْ حِرْصِ المَرْءِ عَلَى المَالِ وَالشَّرَفِ لِدِينِهِ

Tidaklah dua serigala lapar yang dilepaskan kepada seekor kambing lebih merusak terhadap agama seseorang daripada rakusnya seseorang terhadap harta dan kedudukan.” (HR. At-Tirmidzi No. 2376. Hadits shahih)

Dua serigala yang kelaparan, tentu akan menjadi sangat buas ketika melihat seekor kambing. Keduanya akan saling berebut kambing tersebut untuk segera dimakan. Kebuasan dan kerakusan dua serigala tersebut tentu akan segera mencabik-cabik tubuh kambing yang tadinya utuh, sehingga menjadi rusak tercabik-cabik.

Nah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menggambarkan kerusakan agama akibat rakusnya seseorang terhadap harta dan kedudukan, lebih parah dari kerusakan tubuh kambing yang tercabik-cabik akibat rakusnya dua serigala lapar.

Fitnah Wanita

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

مَا تَرَكْتُ بَعْدِي ‌فِتْنَةً ‌أَضَرَّ ‌عَلَى الرِّجَالِ مِنَ النِّسَاءِ

Aku tidak meninggalkan ujian sesudahku yang lebih berbahaya bagi kaum laki-laki selain dari wanita.” (HR. Al-Bukhari No. 5096)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

إِنَّ ‌الدُّنْيَا ‌حُلْوَةٌ ‌خَضِرَةٌ، وَإِنَّ اللهَ مُسْتَخْلِفُكُمْ فِيهَا فَيَنْظُرُ كَيْفَ تَعْمَلُونَ، فَاتَّقُوا الدُّنْيَا، وَاتَّقُوا النِّسَاءَ فَإِنَّ أَوَّلَ فِتْنَةِ بَنِي إِسْرَائِيلَ كَانَتْ فِي النِّسَاءِ

Sesungguhnya dunia ini manis dan indah. Dan sesungguhnya Allah menguasakan kepada kalian untuk mengelola apa yang ada di dalamnya, lalu Dia melihat bagaimana kalian berbuat. Oleh karena itu, berhati-hatilah terhadap dunia dan wanita, karena fitnah yang pertama kali terjadi pada Bani Israil adalah karena wanita.” (HR. Muslim No. 2742)

Saudaraku, jamaah shalat Jumat rahimakumullah,

Sungguh, fitnah harta tahta wanita adalah ujian yang begitu berat. Jangan sampai kita meremehkan tiga fitnah tersebut.

Kita tidak tahu, di antara fitnah harta tahta wanita tersebut, fitnah mana yang akan Allah subhanahu wata’ala ujikan kepada kita. Atau bisa jadi Allah subhanahu wata’ala menguji kita dengan tiga fitnah tersebut dalam satu waktu sekaligus.

Yang perlu kita lakukan adalah membentengi diri supaya iman kita tidak mudah goyah ketika Allah subhanahu wata’ala menguji kita dengan fitnah harta tahta wanita tersebut.

Mari perbanyak syukur, tumbuhkan sifat qanaah, dan mencukupkan diri dengan harta yang halal. Semoga Allah subhanahu wata’ala menyelamatkan kita dari fitnah harta.

Mari perbanyak syukur, tumbuhkan sifat jujur, tawadhu’, tanggung jawab, dan keadilan. Semoga Allah subhanahu wata’ala menyelamatkan kita dari fitnah tahta.

Mari perbanyak syukur, perkuat iman, sibukkan diri dengan amal ibadah dan aktivitas kebaikan. Mari jauhi tempat-tempat maksiat. Mari perhatikan batasan-batasan hubungan interaksi dengan lawan jenis. Semoga Allah subhanahu wata’ala menyelamatkan kita dari fitnah wanita.

Saudaraku, jamaah shalat Jumat rahimakumullah,

Demikian materi khutbah Jumat tentang bahayanya fitnah harta tahta wanita yang dapat kami sampaikan pada kesempatan kali ini. Semoga Allah subhanahu wata’ala meneguhkan iman kita dalam kondisi apa pun dan menyelamatkan kita dari berbagai macam fitnah dan ujian. Amin.

أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.

KHUTBAH KEDUA

إِنَّ الْحَمْدَ للهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، أشْهَدُ أنْ لاَ إِلٰه إلاَّ اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

عِبَادَ اللهِ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ عَزَّ وَجَلَّ حَيْثُ قَالَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى، يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ، يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ الْاَحْيَآءُ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ

اللّٰهُمَّ أَعِزَّ اْلإِسْلَامَ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَاْلمُشْرِكِيْنَ وَانْصُرْ عِبَادَكَ اْلمُوَحِّدِيَّةَ وَانْصُرْ مَنْ نَصَرَ الدِّيْنَ وَاخْذُلْ مَنْ خَذَلَ اْلمُسْلِمِيْنَ وَدَمِّرْ أَعْدَاءَ الدِّيْنِ وَاعْلِ كَلِمَاتِكَ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ

اَللَّهُمَّ إِنَّا نَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْكَسَلِ وَالْهَرَمِ، وَالْمَأْثَمِ وَالْمَغْرَمِ، وَمِنْ فِتْنَةِ الْقَبْرِ، وَعَذَابِ الْقَبْرِ، وَمِنْ فِتْنَةِ النَّارِ وَعَذَابِ النَّارِ، وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْغِنَى، وَنَعُوْذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْفَقْرِ، وَنَعُوْذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيْحِ الدَّجَّالِ

اَللَّهُمَّ اغْسِلْ عَنَّا خَطَايَانَا بِمَاءِ الثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّ قُلُوْبَنَا مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَيْتَ الثَّوْبَ الْأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ، وَبَاعِدْ بَيْنَنَا وَبَيْنَ خَطَايَانَا كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ

اللَّهُمَّ رَحْمَتَكَ نَرْجُو فَلَا تَكِلْنَا إِلَى نُفُوْسِنَا طَرْفَةَ عَيْنٍ أَصْلِحْ لَنَا شُؤُوْنِنَا كُلَّهُ. لَا إِلَهَ إِلّا أَنْتَ.

اَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ إِيْمَاناً صَادِقاً، وَنَسْأَلُكَ قَلْباً خَاشِعًا، وَنَسْأَلُكَ عِلْماً نَافِعاً، وَنَسْأَلُكَ يَقِيْناً صَادِقاً، وَنَسْأَلُكَ دِيْناً قَيِّمًا، وَنَسْأَلُكَ الْعَافِيَةَ مِنْ كُلِّ بَلِيَّةٍ، وَنَسْأَلُكَ تَمَامَ الْعَافِيَةِ، وَنَسْأَلُكَ دَوَامَ الْعَافِيَةِ، وَنَسْأَلُكَ الشُّكْرَ عَلَى الْعَافِيَةِ، وَنَسْأَلُكَ الْغِنَى عَنِ النَّاسِ

اَللَّهُمَّ إنَّا نَسْأَلُكَ بِأَنَّكَ أَنْتَ اللهُ، لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ الْمَنَّانُ، بَدِيْعُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ، يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ، اَللَّهُمَّ انْصُرِ الْمُجَاهِدِيْنَ فِي سَبِيْلِكَ فِي كُلِّ مَكَانٍ، اَللَّهُمَّ انْصُرْهُمْ نَصْرًا مُؤَزَّرًا، اَللَّهُمَّ ارْبِطْ عَلَى قُلُوْبِهِمْ، وَثَبِّتْ أَقْدَامَهُمْ
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

عِبَادَ اللهِ، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيْتَاءِ ذِي الْقُرْبَى، وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ، يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ، وَأَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمِ لِي وَلَكُمْ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

Download PDF Materi Khutbah Jumat Harta Tahta Wanita Ujian Berat di Dunia di sini:

Semoga bermanfaat!

Topik Terkait

Sodiq Fajar

Bibliofil. Pemred dakwah.id

2 Tanggapan

شكرا جزيلا
Terima kasih telah menshare bahan khutbah Jum’at nya. Barokallohufiik

Sukron izin untuk digunakan

Tinggalkan Balasan

You have to agree to the comment policy.

%d blogger menyukai ini: