Materi khutbah jumat 5 penyebab turunnya azab allah di dunia dakwah.id

Khutbah Jumat 5 Penyebab Turunnya Azab Allah di Dunia

Materi Khutbah Jumat
5 Penyebab Turunnya Azab Allah di Dunia

Pemateri: Sodiq Fajar, S.Pd.I

 

 

*) Link download PDF materi khutbah Jumat ada di akhir tulisan

اَلْحَمْدُ لِلهِ الَّذِيْ فَتَحَ بَابَ التَّوْبَةِ لِلْمُذْنِبِيْنَ، وَوَعَدَ بِحُسْنِ الْعَاقِبَةِ لِلصَّادِقِيْنَ، أَحْمَدُهُ سُبْحَانَهُ وَأَشْكُرُهُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ وَأَسْتَغْفِرُهُ.

أَشْهَدُ أَلَّا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ الْمَلِكُ الْحَقُّ الْمُبِيْنَ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ وَخَلِيْلُهُ إِمَامُ الْمُتَّقِيْنَ، وَقَائِدُ الْغُرِّ الْمُحَجَّلِيْنَ، صَلَّى اللهُ وَبَارَكَ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ، وَالتَّابِعِيْنَ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنَ.

عِبَادَ اللهِ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ عَزَّ وَجَلَّ حَيْثُ قَالَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى، أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ:

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا

يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا

فَإنّ أَصْدَقَ الْحَدِيْثِ كِتَابُ اللهِ، وَخَيْرَ الْهَدْىِ هَدْىُ مُحَمّدٍ صَلّى الله عَلَيْهِ وَسَلّمَ، وَشَرّ اْلأُمُوْرِ مُحْدَثَاتُهَا، وَكُلّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَكُلّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةً، وَكُلّ ضَلاَلَةِ فِي النّارِ. أَمَّا بَعْد

 

Jamaah shalat Jumat rahimakumullah

Pada hari yang mulia ini, mari kita terus bersyukur atas segala nikmat Allah subhanahu wata’ala. Tiada daya dan kekuatan melainkan miliki Allah semata. Segala hal yang terjadi di muka bumi ini adalah berdasar takdir dan ketentuan Allah subhanahu wata’ala.

Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada nabi dan Rasul kita, Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, juga kepada keluarganya, para sahabatnya, kepada seluruh ulama rabbani para penggenggam bara al-Haq, dan kepada seluruh umatnya hingga hari kiamat kelak.

Jamaah shalat Jumat rahimakumullah

Kita semua mengimani, meyakini dengan sepenuh hati bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam adalah nabi dan rasul terakhir yang diutus oleh Allah.

Kita semua juga mengimani dan meyakini dengan sepenuh hati bahwa Islam telah sempurna seiring dengan wafatnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Wafatnya Rasulullah adalah sekaligus sebagai sinyal bahwa wahyu Allah telah selesai.

Dengan demikian, maka al-Quran telah lengkap, dan syariat Islam telah sempurna.

Allah subhanahu wata’ala berfirman,

اَلْيَوْمَ اَكْمَلْتُ لَكُمْ دِيْنَكُمْ وَاَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِيْ وَرَضِيْتُ لَكُمُ الْاِسْلَامَ دِيْنًا

Pada hari ini telah Aku sempurnakan agamamu untukmu, dan telah Aku cukupkan nikmat-Ku bagimu, dan telah Aku ridhai Islam sebagai agamamu.” (QS. Al-Maidah: 3)

Tidaklah Rasulullah meninggalkan sesuatu yang bermanfaat bagi umatnya kecuali telah menunjukkan semua jalan untuk meraihnya.

Rasulullah juga tidak meninggalkan keburukan kecuali telah memperingatkan darinya.

Materi Khutbah Jumat: Peristiwa Mendebarkan Setelah Kematian

Dalam salah satu sabdanya yang didokumentasikan dalam kitab Sunan Ibnu Majah hadits nomor 4019 yang diriwayatkan dengan sanad yang shahih, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memberikan sebuah peringatan kepada umatnya tentang lima perbuatan yang menjadi sebab datangnya azab Allah di dunia.

Beliau bersabda,

يَا مَعْشَرَ الْمُهَاجِرِينَ، خَمْسٌ إِذَا ابْتُلِيتُمْ بِهِنَّ، وَأَعُوذُ بِاللَّهِ أَنْ تُدْرِكُوهُنَّ:

Wahai sekalian kaum Muhajirin, ada lima hal yang jika kalian terjatuh ke dalamnya, dan aku berlindung kepada Allah supaya kalian tidak menjumpainya.”

Apa saja lima perbuatan yang menjadi sebab turunnya azab Allah subhanahu wata’ala tersebut?

Berikut ini penjelasannya.

Jamaah shalat Jumat rahimakumullah

Pertama: Jika zina dianggap biasa

Perbuatan yang menjadi sebab azab Allah subhanahu wata’ala di dunia yang pertama adalah zina.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

لَمْ تَظْهَرْ الْفَاحِشَةُ فِي قَوْمٍ قَطُّ حَتَّى يُعْلِنُوا بِهَا، إِلَّا فَشَا فِيهِمُ الطَّاعُونُ وَالْأَوْجَاعُ الَّتِي لَمْ تَكُنْ مَضَتْ فِي أَسْلَافِهِمْ الَّذِينَ مَضَوْا.

Tidaklah tampak zina di suatu kaum lalu dilakukan secara terang-terangan, kecuali akan tersebar di tengah-tengah mereka penyakit tha’un dan penyakit-penyakit yang tidak pernah menjangkiti generasi sebelumnya.”

Ini adalah peringatan dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam yang sangat keras dan tegas.

Zina adalah perbuatan dosa. Bahkan termasuk dosa besar. Apabila zina yang termasuk dosa besar ini dilakukan secara terang-terangan di ruang terbuka tanpa rasa malu, maka inilah yang menjadi salah satu sebab Allah subhanahu wata’ala menurunkan azabnya di dunia berupa penyakit Tha’un dan penyakit wabah lainnya yang belum pernah ada sebelumnya.

Islam hadir membawa solusi untuk menyelamatkan kehidupan manusia baik di dunia maupun di akhirat. Penjagaan terhadap kesucian nasab merupakan salah satu hal penting yang menjadi prioritas perhatian penjagaan Islam.

Allah subhanahu wata’ala menurunkan syariat menikah untuk membersihkan fitrah manusia dari kejinya zina yang merupakan sifat binatang.

Kurangnya pemahaman umat terhadap ilmu Islam, terjadinya krisis adab dalam komunitas masyarakat, dan pengaruh budaya barat yang sangat merusak barangkali menjadi sebab terjadinya perzinaan di kalangan generasi kita saat ini.

Oleh sebab itu, orang tua, guru, saudara, perangkat pemerintahan, dan semua pihak yang terkait harus bahu membahu mengembalikan generasi kita pada fitrahnya dengan berbagai cara yang diizinkan dalam syariat Islam.

Jamaah shalat Jumat rahimakumullah

Kedua: Jika para pedagang berbuat curang dengan mengurangi timbangan

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

وَلَمْ يَنْقُصُوا الْمِكْيَالَ وَالْمِيزَانَ، إِلَّا أُخِذُوا بِالسِّنِينَ وَشِدَّةِ الْمَؤونَةِ وَجَوْرِ السُّلْطَانِ عَلَيْهِمْ.

Tidaklah mereka mengurangi takaran dan timbangan kecuali akan ditimpa paceklik, susahnya penghidupan, dan kezaliman penguasa atas mereka.”

Datangnya paceklik dan kekeringan yang menjadi sumber krisis kemiskinan dan merebaknya kriminalitas bukanlah kondisi yang datang tanpa sebab.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengingatkan, kondisi masyarakat, terutama kalangan pedagang dan pebisnis, jika mereka telah terbiasa berbuat curang dalam bentuk mengurangi timbangan, korupsi, dan semisalnya, maka inilah yang menjadi sebab turunnya azab Allah subhanahu wata’ala berupa paceklik, kekeringan, kemiskinan, dan kezaliman penguasa.

Jamaah shalat Jumat rahimakumullah

Ketiga: Jika enggan membayar zakat

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

وَلَمْ يَمْنَعُوا زَكَاةَ أَمْوَالِهِمْ، إِلَّا مُنِعُوا الْقَطْرَ مِنْ السَّمَاءِ، وَلَوْلَا الْبَهَائِمُ لَمْ يُمْطَرُوا.

Tidaklah mereka menahan zakat (tidak membayarnya) kecuali hujan dari langit akan ditahan dari mereka (hujan tidak turun), dan sekiranya bukan karena hewan-hewan, niscaya manusia tidak akan diberi hujan.”

Syariat Allah subhanahu wata’ala berupa zakat bukanlah aturan yang membuat manusia sengsara. Di balik perintah membayar zakat, terdapat hikmah yang sangat luar biasa.

Melalui syariat zakat, misi pemerataan kesejahteraan ekonomi umat dapat tercapai, penimbunan harta pada segolongan pihak dapat dihindari, juga menjadi cara yang paling efektif dalam membersihkan harta yang dimiliki oleh tiap pribadi muslim.

Artikel Tsaqafah: Definisi, Hukum, Macam, Dalil, dan Keutamaan Sedekah

Namun jika syariat yang mulia ini dilanggar, enggan membayar zakat, maka inilah yang menjadi sebab azab Allah subhanahu wata’ala berupa kekeringan. Jika bukan karena Allah subhanahu wata’ala masih memiliki makhluk yang membutuhkan air semisal binatang, maka Allah subhanahu wata’ala akan memerintahkan kepada langit untuk menahan turunnya hujan.

Jamaah shalat Jumat rahimakumullah

Keempat: Jika terjadi pelanggaran terhadap perjanjian dengan Allah dan Rasul-Nya

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

وَلَمْ يَنْقُضُوا عَهْدَ اللَّهِ وَعَهْدَ رَسُولِهِ، إِلَّا سَلَّطَ اللَّهُ عَلَيْهِمْ عَدُوًّا مِنْ غَيْرِهِمْ، فَأَخَذُوا بَعْضَ مَا فِي أَيْدِيهِمْ.

Tidaklah mereka melanggar perjanjian mereka dengan Allah dan Rasul-Nya, kecuali Allah akan menjadikan musuh mereka (dari kalangan selain mereka; orang kafir) berkuasa atas mereka, lalu musuh tersebut mengambil sebagian apa yang mereka miliki.”

Menjadi salah satu sebab turunnya azab Allah subhanahu wata’ala di dunia adalah sikap sebagian kaum muslimin yang suka melanggar perjanjian yang dibuat atas nama Allah subhanahu wata’ala dan Rasul-Nya.

Jika perbuatan ini telah merebak di tengah masyarakat, maka azab Allah subhanahu wata’ala yang berupa dominasi kekuasaan orang-orang kafir atas kaum muslimin akan menimpa umat ini.

Jamaah shalat Jumat rahimakumullah

Kelima: Jika para pemimpin enggan berhukum dengan hukum Allah subhanahu wata’ala

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

وَمَا لَمْ تَحْكُمْ أَئِمَّتُهُمْ بِكِتَابِ اللَّهِ وَيَتَخَيَّرُوا مِمَّا أَنْزَلَ اللَّهُ، إِلَّا جَعَلَ اللَّهُ بَأْسَهُمْ بَيْنَهُمْ

Dan selama pemimpin-pemimpin mereka (kaum muslimin) tidak berhukum dengan Kitabullah (al-Quran) dan mengambil yang terbaik dari apa-apa yang diturunkan oleh Allah (syariat Islam), melainkan Allah akan menjadikan permusuhan di antara mereka.”

Perbuatan kelima yang menjadi sebab turunnya azab Allah subhanahu wata’ala di dunia adalah perbuatan para pemimpin yang enggan berhukum dengan hukum yang telah diturunkan oleh Allah subhanahu wata’ala, yakni syariat Islam.

Ini adalah perkara yang sangat berat. Persoalan ini menjadi fitnah dan ujian hampir bagi setiap negeri di seluruh dunia saat ini.

Seruan para pemimpin berupa, “Mari tegakkan syariat Islam dalam seluruh lini kehidupan kita”, “Kembalilah kepada Allah dan Rasul-Nya dalam setiap urusan”, dan semisalnya, adalah kalimat nasehat pemimpin yang sangat dirindukan oleh umat Islam hampir di seluruh menjuru negeri saat ini.

Sungguh, kita sangat takut sekali jika ternyata berbagai macam ujian yang menimpa umat saat ini ternyata salah satu penyebabnya adalah perbuatan para pemimpin yang enggan berhukum dengan hukum Allah subhanahu wata’ala.

Jamaah shalat Jumat rahimakumullah

Peringatan dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam di atas sangat perlu menjadi perhatian kita bersama. Kita semua meyakini, setiap kabar yang disampaikan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dalam jalur periwayatan yang shahih, wajib untuk mengimani dan membenarkannya.

Artikel Doa: Doa Mustajab, Apa dan Bagaimana?

Pun demikian, setiap peringatan dan ancaman dari Allah subhanahu wata’ala dan Rasul-Nya, juga wajib untuk kita imani dan kita benarkan untuk kemudian kita jauhi segala hal yang telah diperingatkan oleh Allah subhanahu wata’ala dan Rasul-Nya.

Cara terbaik untuk menghindarkan diri dari azab Allah subhanahu wata’ala adalah dengan bertobat dengan sebenar-benarnya tobat.

Kita tundukkan hati dan diri kita di hadapan Allah subhanahu wata’ala seraya menyadari semua perbuatan kita yang mengundang dosa dan laknat Allah subhanahu wata’ala. Kemudian memohon ampun atas setiap perbuatan dosa dan maksiat yang telah kita lakukan.

Setelah itu, berikhtiar. Mengupayakan segala hal yang perlu dilakukan berupa melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, untuk menghindarkan diri dan seluruh kaum muslimin dari azab Allah subhanahu wata’ala di dunia dan di akhirat kelak.

Jamaah shalat Jumat rahimakumullah

Demikian materi khutbah Jumat tentang 5 perbuatan yang menjadi penyebab turunnya azab Allah di dunia, semoga Allah subhanahu wata’ala memudahkan kita dalam menghindarkan diri dari lima perbuatan tersebut dan bersegera menempuh jalan tobat yang sebenar-benarnya. Aamiin.

 

KHUTBAH KEDUA

الْحَمْدُ للهِ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلىَ رَسُوْلِ لله وَعَلىَ آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ وَالاَهُ

عِبَادَ اللهِ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ عَزَّ وَجَلَّ حَيْثُ قَالَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى، أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ:

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا

يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ، يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ.

اللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالمسْلِمَاتِ وَالمؤْمِنِيْنَ وَالمؤْمِنَاتِ الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعْوَةِ

اللَّهُمَّ أَلِّفْ بَيْنَ قُلُوبِنَا، وَأَصْلِحْ ذَاتَ بَيْنِنَا، وَاهْدِنَا سُبُلَ السَّلَامِ، وَنَجِّنَا مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ، وَجَنِّبْنَا الْفَوَاحِشَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ، وَبَارِكْ لَنَا فِي أَسْمَاعِنَا، وَأَبْصَارِنَا، وَقُلُوبِنَا، وَأَزْوَاجِنَا، وَذُرِّيَّاتِنَا، وَتُبْ عَلَيْنَا إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ، وَاجْعَلْنَا شَاكِرِينَ لِنِعَمِكَ مُثْنِيْنَ بِهَا عَلَيْكَ، قَابِلِينَ لَهَا، وَأَتِمِمْهَا عَلَيْنَا

اَللَّهُمَّ أَصْلِحْ أَحْوَالَ الْمُسْلِمِيْنَ وَرُدَّهُمْ إِلَى كِتَابِكَ وُسُنَّةِ نَبِيِّكَ رَداً جَمِيْلاً. اَللَّهُمَّ أَنْزِلِ الْأَمْنَ وَالسَّكِيْنَةَ وَالطُّمَأْنِيْنَةَ عَلَى بِلَادِ الْمُسْلِمِيْنَ وَقِهِمْ شَرَّ أَعْدَائِهِمْ مِنَ الْيَهُوْدِ وَالنَّصَارَى وَالْوَثَنِيِّيْنَ وَالرَّافِضَةِ وَكُلِّ مَنْ يُرِيْدُ بِهِمْ شَرّاً إِنَّكَ أَنْتَ الْقَوِيُّ الْعَزِيْزُ.

اَللَّهُمَّ أَعِزَّ الْإِسْلَامَ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَالْمُشْرِكِيْنَ. اَللَّهُمَّ آمِنَّا فِي دَوْرِنَا وَأَصْلِحْ أَئِمَّتَنَا وَوُلَاةَ أُمُوْرِنَا

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

وَصَلَّى اللهُ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ و َمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن

وَآخِرُ دَعْوَانَا أَنِ الْحَمْدُ لله رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

عِبَادَ اللهِ، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالعَدْلِ وَالإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي القُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الفَحْشَاءِ وَالمُنْكَرِ وَالبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ

وَاذْكُرُوْا اللهَ الْعَظِيْمَ الْجَلِيْلَ يَذْكُرْكُمْ، وَأَقِمِ الصَّلَاة

 

 

 

 

Download PDF Materi Khutbah Jumat dakwah.id
5 Penyebab Turunnya Azab Allah di Dunia di sini:

DOWNLOAD PDF

Semoga bermanfaat!

Topik Terkait

Sodiq Fajar

Bibliofil. Pemred dakwah.id

3 Tanggapan

Izin download pak, utk materi khutbah Jum’at ini

Semoga Allah senantiasa membalas kebaikan oramg-orang yang menunjukan jalan kebenaran

Aamiin. Baarakallah fiikum

Tinggalkan Balasan

You have to agree to the comment policy.