materi khutbah idul fitri 2022 generasi muda amanah ilahi dakwah.id

Khutbah Idul Fitri 2022: Generasi Muda Amanah Ilahi

Khutbah Idul Fitri 2022
Generasi Muda Amanah Ilahi

Pemateri: Burhan Sodiq, S.S

*) Link download file PDF materi khutbah Idul Fitri untuk print ada di akhir tulisan.

اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ وَللهِ الحَمْدُ

اَلحَمْدُ للهِ الْمَلِكِ الدَّيَّانِ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى مُحَمَّدٍ سَيِّدِ وَلَدِ عَدْنَانَ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَتَابِعِيْهِ عَلَى مَرِّ الزَّمَانِ.

وَأَشْهَدُ أَنْ لَّا إِلهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الَّذِيْ كَانَ خُلُقُهُ الْقُرْآنَ

اَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ، اِتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ.

قَالَ اللهُ تَعَالَى فِي الْقُرْاٰنِ الْعَظِيْمِ. أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ:

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا

Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar walillahil hamd,

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,

Segala puji bagi Allah Rabb semesta alam. Shalawat dan salam kepada baginda Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam.

Sebuah peradaban akan mampu bertahan manakala ia menyiapkan generasi muda pengganti yang baik. Karena semestinya generasi muda adalah generasi yang mampu memberikan kontribusi signifikan bagi perkembangan zaman. Generasi yang lebih mampu beradaptasi dengan kemajuan zaman. Generasi yang mampu menjawab tantangan dengan lebih meyakinkan.

Karena dengan datangnya generasi muda yang lebih baik, tentu saja akan mampu memberikan jawaban terhadap aneka masalah yang dihadapi oleh umat. Mereka bisa menjadi pemimpin yang cakap di masa depan. Dan mampu mengerahkan potensi mereka secara lebih maksimal.

Proses penjagaan generasi ini harus menjadi sebuah agenda yang utama. Jangan sampai umat Islam menjadi abai dengan hadirnya generasi muda yang berkualitas. Jangan sampai mereka terlena sehingga tidak sempat memberi perhatian lebih kepada generasi muda.

Sehingga kita dapati anak-anak muda menjadi jauh dari para ulama. Mereka tidak begitu peduli dengan agamanya. Tidak pula mereka berkiprah untuk umatnya. Kehadiran mereka tidak dirasakan oleh umat. Justru malah menjadi beban persoalan sehingga menjadikan umat kewalahan dengan masalah-masalah yang mereka timbulkan.

Padahal Allah taala berfirman,

وَلْيَخْشَ الَّذِيْنَ لَوْ تَرَكُوْا مِنْ خَلْفِهِمْ ذُرِّيَّةً ضِعٰفًا خَافُوْا عَلَيْهِمْۖ فَلْيَتَّقُوا اللّٰهَ وَلْيَقُوْلُوْا قَوْلًا سَدِيْدًا

Dan hendaklah takut (kepada Allah) orang-orang yang sekiranya mereka meninggalkan keturunan yang lemah di belakang mereka yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan)nya. Oleh sebab itu, hendaklah mereka bertakwa kepada Allah, dan hendaklah mereka berbicara dengan tutur kata yang benar.” (QS. An-Nisa’: 9)

Setiap individu mukmin hendaknya merasa khawatir jika meninggalkan generasi pengganti yang lebih lemah. Generasi yang tidak punya sikap mental yang bagus. Selalu lemah dalam berbagai hal dan tidak mampu menghadapi tantangan zaman.

Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar walillahil hamd,

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,

Kini telah terpampang sebuah kondisi di mana anak-anak muda dikenal sebagai generasi strawberry. Mereka seperti buah strawberry yang indah warnanya, bagus bentuknya, tapi lemah dan mudah lembek.

Generasi muda zaman sekarang bagus secara akal dan kecepatan berpikir. Mereka bisa menjalankan banyak teknologi. Tapi sayangnya mereka mudah menyerah dan mudah kalah. Mereka manja dan tidak kuat menghadapi masalah.

Untuk itulah kaum muslimin harus mulai memperhatikan masalah anak-anak muda mereka. Mulai memberikan perhatian dengan seksama. Menjadikan mereka sebagai obyek dakwah yang diutamakan. Sehingga mereka bisa memiliki mentalitas baja, tidak kenal putus asa dan mencintai perjuangan di jalan Allah subhanahu wata’ala.

Mereka harus dikenalkan dengan ilmu agama. Mendakwahi mereka dengan sungguh-sungguh dan berkesinambungan. Tidak meninggalkan mereka dalam kesia-siaan. Karena ketika kita tidak memberikan perhatian kepada anak-anak muda, mereka akan pergi meninggalkan dakwah dan lebih banyak memilih hal-hal yang tidak bermanfaat bagi hidupnya.

Jangan sampai kita tinggalkan generasi muda di zaman ini dalam kondisi lemah dalam soal agama. Tidak memiliki kecemburuan terhadap agamanya. Sehingga mereka merasa tidak butuh dan tidak peduli dengan agamanya. Hal itu sangat disayangkan bila terjadi kepada anak-anak muda kita.

Lindungi Generasi Muda dari Dua Fitnah

Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar walillahil hamd,

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,

Kemudian yang perlu dilakukan dalam menjaga generasi kita adalah menjauhkan mereka dari fitnah-fitnah yang terjadi. Di antara dua fitnah yang paling berbahaya adalah fitnah syubhat dan fitnah syahwat.

Fitnah syubhat adalah fitnah yang menyerang pemikiran anak-anak muda kita. Mereka diserang dengan narasi-narasi yang menyebabkan mereka kebingungan dalam memahami agama. Mereka dijauhkan dari pemahaman agama yang benar. Dijauhkan dari pemahaman para ulama terdahulu.

Banyak pihak yang ingin menjauhkan anak muda sehingga lupa akan tujuan penciptaannya. Bahkan ingin menjadikan mereka ragu dengan agamanya sendiri. Serta ingin menjadikan anak-anak muda lebih percaya diri dengan pemikiran-pemikiran lain di luar Islam.

Fitnah pemikiran ini menjadi sangat berbahaya bila tidak dicegah dengan seksama. Karena itu menyerang pemahaman agama seseorang. Sehingga menyebabkan seorang muslim justru malah phobia, takut dengan ajaran agamanya sendiri.

Mereka sebagai tentara setan akan melakukan berbagai upaya. Beberapa di antaranya adalah dengan tazyin atau kamuflase. Mereka menyembunyikan kebenaran dan menutupinya dengan hal-hal yang aneh dalam agama. Lalu mereka juga melakukan talbis yakni menipu umat Islam. Dengan memberikan informasi yang salah tentang Islam.

Allah Ta’ala berfirman,

 قُلْ هَلْ نُنَبِّئُكُمْ بِاْلأَخْسَرِينَ أَعْمَالاً

Katakanlah, ‘Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya’.”

الَّذِينَ ضَلَّ سَعْيَهُمْ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَهُمْ يَحْسَبُونَ أَنَّهُمْ يُحْسِنُونَ صُنْعًا

Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedang mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya.”

أُوْلَئِكَ الَّذِينَ كَفَرُوا بِئَايَاتِ رَبِّهِمْ وَلِقَآئِهِ فَحَبِطَتْ أَعْمَالَهُمْ فَلاَنُقِيمُ لَهُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَزْنًا

Mereka itu orang-orang yang kufur terhadap ayat-ayat Rabb mereka dan (kufur terhadap) perjumpaan dengan Dia, maka hapuslah amalan-amalan mereka, dan Kami tidak mengadakan suatu penilaian bagi (amalan) mereka pada hari kiamat.” (QS. Al-Kahfi: 103–105)

Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar walillahil hamd,

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,  

Sedangkan fitnah kedua yang tidak kalah berbahaya adalah fitnah syahwat. Yakni mengajak anak-anak muda untuk melakukan pergaulan bebas. Sehingga mereka tidak memiliki akhlak yang baik. Tidak mampu menjaga diri dengan kehormatan mereka. Tetapi justru malah menjerumuskan diri pada sebuah kehinaan yang nyata.

Imam Ahmad meriwayatkan dalam kitab Musnad-nya, hadits nomor 19772, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

 إِنَّ مِمَّا أَخْشَى عَلَيْكُمْ شَهَوَاتِ الْغَيِّ فِي بُطُونِكُمْ وَفُرُوجِكُمْ وَمُضِلَّاتِ الْفِتَنِ

Sesungguhnya di antara yang aku takutkan atas kalian adalah syahwat mengikuti nafsu pada perut kalian, pada kemaluan kalian, dan fitnah-fitnah yang menyesatkan.”

Untuk itulah kita perlu untuk menjaga generasi muda kita. Agar mereka bisa menjadi generasi pengganti yang lebih baik. Sehingga mampu melanjutkan dakwah dan perjuangan Islam di masa depan.

Proses penjagaan mereka harus dilakukan secara terus menerus. Dengan simultan dan dengan upaya yang masif dari segala penjuru. Karena proses menjaga generasi adalah proses yang panjang dan berkelanjutan.

Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar walillahil hamd,

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,

Demikian materi khutbah Idul Fitri tentang pentingnya menjaga kualitas generasi muda sebagai amanah Ilahi yang dapat kami sampaikan pada pagi hari 1 Syawal tahun 1443 Hijriyah yang sangat mulia ini.

Marilah kita berdoa kepada Allah. Agar Allah memudahkan langkah kita, memudahkan urusan-urusan kita. Memberikan kepada kita kekuatan untuk bisa terus menjaga generasi muda Islam senantiasa berada di jalan yang lurus.

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ، يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ.

اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ والْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ،

رَبّنَا لاَ تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِيْنَا أَوْ أَخْطَأْنَا رَبّنَا وَلاَ تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الّذِيْنَ مِنْ قَبْلِنَا رَبّنَا وَلاَ تًحَمّلْنَا مَالاَ طَاقَةَ لَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنْتَ مَوْلاَنَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِيْنَ.

اللَّهُمَّ إنَّا نَسْأَلُكَ الهُدَى، والتُّقَى، والعَفَافَ، والغِنَى

اللَّهُمَّ اكْفِنَا بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنَا بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ

اللَّهُمَّ إنَّا نَعُوْذُ بِكَ مِنْ زَوَالِ نِعْمَتِكَ وَتَحَوُّلِ عَافِيَتِكَ وَفُجَاءَةِ نِقْمَتِكَ وَجَمِيعِ سَخَطِكَ

اللَّهُمَّ إنَّا نَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْبَرَصِ وَالْجُنُونِ وَالْجُذَامِ وَمِنْ سَيِّئِ اْلأَسْقَامِ

اللهمّ أحْسِنْ عَاقِبَتَنَا فِي الأُمُورِ كُلِّهَا، وَأجِرْنَا مِنْ خِزْيِ الدُّنْيَا وَعَذَابِ الآخِرَةِ

رَبَنَا ءَاتِنَا فِي الدّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النّارِ.

وَالْحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ

Download PDF materi Khutbah Idul Fitri di sini:

Semoga bermanfaat!

Pilihan materi khutbah Idul Fitri lainnya dapat Anda temukan DI SINI

Topik Terkait

Sodiq Fajar

Bibliofil. Pemred dakwah.id

2 Tanggapan

Terimakasi sodaraku, semoga menjadi amal jariyah. Barakallahufik

Amin. Doakan dan support selalu tim dakwah.id agar Allah karuniai istiqamah dalam mengemban amanah ini.

Tinggalkan Balasan

You have to agree to the comment policy.

%d blogger menyukai ini: